ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK LANSIA DENGAN KEJADIAN OSTEOPOROSIS DI RS. SIAGA RAYA KECAMATAN PASAR MINGGU TAHUN 2008

31 03 2009

ABSTRAK

UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT

PEMINATAN EPIDEMIOLOGI

Skripsi, 12 Agustus 2008

Omega DR. Tahun

Analisis Hubungan Karakteristik Lansia Dengan Kejadian Osteoporosis Di Rumah Sakit Siaga Raya Kecamatan Pasar Minggu Tahun 2008.

viii + 84 halaman, 22 tabel, 10 lampiran

Osteoporosis merupakan penyakit yang dapat dijumpai tersebar di seluruh dunia dan di Indonesia prevalensi penyakit tersebut mengalami peningkatan setiap tahunya. Pada tahun 2007 angka morbiditas Osteoporosis pada lansia di Jakarta menunjukan peningkatan yang cukup tinggi yaitu antara 34 – 38%.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik lansia yang berhubungan dengan kejadian penyakit Osteoporosis. Adapun karakteristik lansia yang diteliti adalah umur, jenis kelamin, berat badan, latihan fisik, kebiasaan merokok, kebiasaan mengkonsumsi alkohol, kebiasaan mengkonsumsi kopi, dan kebiasaan mengkonsumsi obat – obatan jenis kortiko steroid.

Jenis penelitian yang digunakan adalah studi analitik dengan desain case control (kasus kontrol). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli Tahun 2008 dan bertempat di RS. Siaga Raya Kecamatan Pasar Minggu. Populasinya adalah seluruh pasien yang berkunjung di Poli Orthopedi dengan sampel sebanyak 66 orang.

Dari hasil analisis bivariat didapatkan beberapa karakteristik lansia yang berhubungan dengan kejadian Osteoporosis, diantaranya ; umur, jenis kelamin, berat badan, dan kebiasaan konsumsi obat – obatan jenis kortiko steroid. Sedangkan, karakteristik lansia yang tidak berhubungan dengan kejadian Osteoporosis adalah kebiasaan latihan fisik, kebiasaan merokok, kebiasaan konsumsi alkohol, dan kebiasaan konsumsi kopi.

Berdasarkan penelitian ini, maka diusulkan perlu adanya upaya promosi bahaya Osteoporosis kepada masyarakat, penyebaran informasi mengenai Osteoporosis kepada masyarakat, pemberian pemahaman kepada kelompok lansia agar dapat mencegah terjadinya fraktur, pemberian pemahaman kepada kaum wanita untuk melakukan upaya pencegahan dini terhadap kejadian Osteoporosis, kurangi atau eliminasi kebiasaan konsumsi obat – obatan jenis kortiko steroid, dan pencarian faktor – faktor lain yang menyebabkan kejadian Osteoporosis. Bila hal – hal ini dilakukan akan membantu meminimalisasi dan mengeliminasi penyebaran penyakit Osteoporosis.

Daftar bacaan : 17 buku (2001 – 2008)


Tindakan

Information

Satu tanggapan

31 03 2009
omegatimor

skripsi ini di buat sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM)..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.